Posted in Just Share, Motivation, Pemuda

Saatnya Optimis dengan Indonesia


Halo sob, ketemu lagi di Sabtu Malem.. Kali ini saya mau berbagi tulisan saya yang saya ikutkan di Festival Menulis Indonesia yang diadakan oleh BEM ITS. Tapi sayangnya gak menang. Tapi gak papa lah, semoga bermanfaat.

Saatnya Optimis dengan Indonesia

Saat kita melihat media massa dan media elektronik, apa yang pertama kali kita lihat tentang Indonesia? Ketika kita melihat suatu berita di sebuah media masa atau media elektronik, maka kebanyakan dari media tersebut pasti menyebutkan keburukan tentang Indonesia. Meskipun tidak semua, namun masih terlalu banyak dominasi berita negatif daripada berita positif.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena kebanyakan dari kita menganggap bahwa berita dengan nada miring jauh lebih disukai daripada sebuah berita dengan nada positif. Mereka menganggap bahwa pembaca lebih menyukai cerainya sebuah artis daripada prestasi sebuah artis. Bagi mereka bad news is a “good” news.

Namun, secara tidak langsung kegiatan ini banyak berdampak kepada sebuah mindset bahwa negeri kita melulu hanya identic kepada hal-hal negative. Anak-anak muda kita lebih banyak tahu tentang Indonesia dari sisi negatifnya. Mereka lebih tahu Indonesia berapa hutangnya, angka pengangguran di dalamnya, peristiwa terorisme dan masih banyak lagi. Dan efek jangka panjangnya, mereka menjadi pribadi-pribadi yang pesimis. Pribadi yang terus menyalahkan keadaan tanpa melakukan sebuah perubahan.

Jangan pernah berpandangan bahwa Negara ini gagal. Sesungguhnya Negara ini belum gagal. Negara ini akan gagal jika para pemudanya tidak mempunyai rasa optimisme. Jika memang Negara ini gagal, sebenarnya hal itupun adalah sebuah kewajaran. Yang penting adalah bagaimana kita untuk bangkit dan terus mencoba. Mungkin saja jepang tidak akan pernah sejaya ini jika mereka tidak dapat bangkit dan tetap optimis. Mungkin Manchester City tidak akan pernah menjuarai liga Inggris jika mereka tidak mempunyai rasa optimis dan kerja keras sampai akhir. Mungkin kita tidak akan pernah bisa mengendarai sepeda ketika kita takut untuk mencoba setelah kita jatuh. Dan Indonesia tidak akan pernah jaya jika kita masih berpikir untuk pesimis.

Lalu, apa yang seharusnya kita dengar? Apa yang harus kita perbuat? Yang seharusnya kita perbuat adalah mulai mentransformasi cara berfikir kita. Bagaimana kita melihat sesuatu tidak hanya pada salah satu sudut pandang. Saatnya kita melihat sesuatu pada lebih dari sebuah sudut pandang. Jika kita biasanya kita melihat sesuatu pada sebuah kebaikannya, bukan pada sebuah keyakinan bahwa Indonesia tidak bisa berubah. Saatnya untuk optimis dan menatap kedepan.

Saatnya untuk optimis. Kenapa? Karena sungguh banyak potensi yang bisa dikembangkan di Indonesia. Banyak sekali hal-hal yang belum kita lihat dari kebesaran potensi dan hal yang ditonjolkan dari Indonesia. Jika kita pernah mendengar bahwa hutang di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. Namun, secara presentase, hal ini adalah mengalami penurunan.

Selain itu coba kita lihat banyak sekali kekayaan dari bangsa ini. Bahkan kata pepatah, “tongkat kayu dan batu jadi tanaman”. Jadi betapa suburnya bangsa ini.

Jadi belum ada kata terlambat. Persetan dengan apa kata media yang berkata bahwa Negara ini gagal. Yang paling penting adalah bagaiamana agar pemuda – pemuda bangsa ini masih memiliki semangat untuk membuat Negara ini maju. Saatnya menatap kedepan. Tanamkan keyakinan dalam diri bahwa kita akan jaya.

Selamat Berkomentar (Kosongi Email jika bermasalah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s