Posted in Go green

Sampah-pun Bisa Jadi Hal yang Berguna


Masalah sampah memang salah satu masalah yang sangat serius untuk dibahas saat ini. Bayangkan saja, kita sebagai rakyat Indonesia banyak memproduksi sampah setiap harinya.

Coba kita lihat fakta yang didapat dari Dinas Kebersihan Jakarta, menunjukkan jumlah sampah Jakarta sampai saat ini ± 27.966 M³ per hari. Sekitar 25.925 M³ sampah diangkut oleh 757 truk sampah untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Sisa sampah ± 2041 M³ yang tak terangkut menjadi masalah yang masih menunggu untuk segera diatasi.

So, apa akibatnya? Banyak sekali tempat-tempat tercemar di kota-kota besar. Jika dibakar, sampah-sampah tersebut bisa menjadi polusi udara dan semakin memperparah tingkat polusi udara yang kebanyakan sudah teracuni oleh kendaraan bermotor dan pabrik. Dan yang paling menjadi masalah klasik hingga saat ini adalah terhjadinya banjir.

Mungkin jika kita lihat memang masalah ini sangat sulit untuk diatasi. Bahkan kita mungkin cenderung pesimis. Bagaimana caranya mengatasi masalah sampah yang menggunung seperti itu?

Diantara segala kebingungan ini, saya membaca sebuah berita di VOA Indonesia. Perhatian saya tertuju kepada sebuah berita yang berjudul “Institut Teknologi Surabaya Luncurkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah“. Hal ini seakan-akan membangkitkan optimisme saya bahwa sebenarnya masalah sampah bisa ditanggulangi dengan baik.

Sampah yang biasanya menggunung, kali ini sudah bisa teratasi sedikit demi sedikit. Dan yang paling penting, sampah tersebut bisa menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat yaitu menjadi pembangkit listrik. Bayangkan saja sesuatu yang tidak berguna menjadi sangat berguna.

Bagaimana caranya agar sampah bisa menjadi pembangkit listrik? Menurut Bambang, dalam insinerator tersebut, sampah dibakar dan gas hasil pembakarannya digunakan untuk memanaskan air sampai menguap. Uap air itu kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin, yang kemudian menghasilkan putaran yang menggerakkan generator pembangkit listrik.

Selain itu, dari tes emisi, tidak ada bau yang  menyengat. Dari penampakan, kita tidak menemukan ada debu atau warna kehitaman. Upaya ini tidak mengganggu lingkungan.

Nah, mungkin hal ini tidak berakibat secara signifikan. Namun, hal ini bisa menjadi angin segar bagi kita yang mungkin saat ini bingung mau diapakan sampah yang ada saat ini.

Semoga dengan adanya temuan ini bisa dijadikan solusi masalah sampah di Indonesia.

Sumber : VOA Indonesia

12 thoughts on “Sampah-pun Bisa Jadi Hal yang Berguna

  1. Harus bener-bener dikembangin hel, terutama di kota besar yang sampahnya menggunung nggak karuan. anyway bangga sih jadi bagian anak ITS yang kreatif manfaatin peluang🙂

  2. Mengingat pada masa sekarang ini penanggulangan sampah merupakan masalah yang sangat krusial dan masih sedikit sekali solusinya. Penemuan dari ITS ini akan sangat dibutuhkan. Dan diharapkan lagi tidak hanya ITS yang sadar akan lingkungan melainkan dari pihak-pihak lain juga, sehingga diharapkan pula akan semakin banyak lagi penemuan semacam ini.

  3. luar biasa sekali hel.
    tp ini bisa bagus kalo pengelolaannya juga bagus.
    Akan lbh bagus lagi kalo punya kesadaran masing2 kita buat buang sampah tidak sembarangan.
    plus, bangga banget sma ITS bisa buat kyk gini😀

  4. semua hal sebenernya kalo mau di usahakan denga baik juga bisa jadi bermanfaat. contohnya sampah itu tadi. Nah semoga artikel ini membuka mata hati para pembaca agar lebih peka terhadap kondisi disekitar kita khususnya tentang lingkungan. happy reading.

  5. yg kecilnya, terutama dapat menanggulangi dan menjadikan sampah sbagai bahan yg bermanfaat dilingkungan sendiri. misalnya limbah dari bekas bungkus kopi, di jadikan tas, kaos, taplak meja, dompet dan banyak lagi, agar sampah tidak semerawut mengganggu polusi udara air dan tanah

  6. setelah kita membaca artikel ini, moga menjadi inspirasi bagi para pemuda/pemudi. bukan hanya membaca, tetapi mempraktikannya apa yang telah di serap dari yg dibaca. minimal mengurangi sampah agar tidak terlalu meningkat nominasinya, siapa tau dengan kita memanfaatkan sampah-sampah, awalnya indonesia perinkat ke 2 di dunia sampah terbanyak, menjadi ke 2 dari ujung, yang kurang akan sampah.

Selamat Berkomentar (Kosongi Email jika bermasalah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s