Posted in Just Share

Karang Lansia


Karang lansia, mungkin jika kita pernah mendengar kata karang taruna, yang isinya para pemuda-pemuda. Nah, sekarang ada karang lansia, yang berisikan para lansia. Benar, hal ini benar-benar ada di Indonesia.  Hal ini diinisiasi Yuherli, seorang pria dari Kalimanatan Timur.

Untuk menerjemahkan tekad mulianya itulah, pada tahun 1996 ia pun mendirikan sebuah yayasan moral Karang Lansia yang anggotnya para lansia di Banjarmasin yang tergabung dalam sebuah “Lembaga Bina Bhakti Taruna” atau disingkat LB2T. Dalam perjalanannya LB2T telah memiliki 116 kader yang terbagi dalam 65 kelompok. Sekitar 2975 lansia kini tersebar di seluruh daerah Banjarmasin Kalimantan selatan. Menurut Yuherli, banyak orang mendoakan panjang umur pada setiap orang tua, tetapi banyak yang tidak siap merawat dan memelihara ketika mereka memasuki masa lansia.

Waktu ditanya, mengapa kok lansia? Sesungguhnya lansia memiliki beberapa keunggulan daripada manusia pada umumnya terutama dari yang lebih muda. Yaitu,  mereka mempunyai waktu yang lebih banyak daripada anak muda. Mereka sudah tidak terbebani dengan kepentingan-kepentingan duniawi yang sifatnya sementara. Selain itu, mereka juga lebih menghargai waktu daripada anak muda sekarang. “Jika kita janjian jam 8, mereka sudah siap jam 7”, ujarnya.

Apa saja sih yang mereka lakukan disana? Mereka banyak melakukan kegiatan. Mereka mendapatkan keilmuan, mereka mendapat bimbingan spiritual. Mereka juga mendapatkan sembako dan penyehatan gratis. Dan yang paling menghebohkan adalah mereka baru saja membuat rekor MURI dengan membuat sebuah tikar terpanjang di Indonesia.

Ada juga program home care, yaitu program pendampingan lansia yang sudah terlantar. Disana mereka dirawat dan mendapat pendampingan dari pendamping-pendamping. Pendamping tersebut juga tidak digaji dan bekerja berdasarkan kemanusiaan.

Ajaran agama kita mengajarkan bahwa kita harus menghargai, menghormati dan jangan menyianyiakan mereka. Karena jika tidak ada mereka juga tidak ada kita. Dan suatu saat kita juga akan seperti mereka.

Kadang ada yang berkata bahwa lansia adalah masa lalu, namun kita juga sering tidak sadar bahwa kita juga akan jadi bagian dari masa lalu tersebut. Banyak orang yang berdoa panjang umur, namun tidak banyak orang yang siap jika menjadi lansia.

Selamat Berkomentar (Kosongi Email jika bermasalah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s