Posted in Just Share

Agen Perubahan di Era Digital


Agen Perubahan di Dunia Digital

Waktu saya baru pertama kali menjadi mahasiswa, saya pernah diajari sama yang namanya Peran Fungsi Mahasiswa atau biasa disebut PFM. Dan salah satunya, peran dan fungsi mahasiswa adalah Agent of Change atau agen perubahan. Jujur ketika mendengar kata-kata ini sebenarnya sangat abstrak. Perubahan yang seperti apa? Perubahan untuk jadi lebih baik tentunya.

Sudah sepantasnya, kita sebagai anak muda untuk menjadi yang namanya Agent of Change atau agen perubahan. Bukan kenapa-kenapa, Karena memang sesungguhnya kita sebagai anak muda sedang mengalami usia emas. Ini adalah usia paling produktif dan sangat menjanjikan. Bahkan bung karno pernah berkata:

Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia

Nah Bagaimana? Dahsyat bukan?, oleh sebab itu, pemuda merupakan sebuah kekuatan besar dan menjadi tulang punggung bagi bangsanya. Sudah sangat wajar ketika bangsa sangat berharap kepada pemudanya.

Continue reading “Agen Perubahan di Era Digital”

Posted in Good to Read

[Good to Read] Young on Top CA


Kemarin jumat iseng-iseng ke toko buku. Buang kejenuhan, alhamdulillah ketemu buku yang satu ini. Young on Top Campus Ambassador. Isinya beberapa cerita dan motivasi dari beberapa tokoh pemuda yang semua ceritanya itu sangat menginspirasi. Mereka adalah Citra Natasya, David Imannuel, Jonathan C. Susanto, Iman Usman, sama Palmira vidya.

Kalo bisa dibilang, buku ini cukup menarik bagi kamu yang ngerasa anak muda dan belum bersemangat menghadapi hari-hari, coba deh baca buku ini. Insya Allah buku ini cukup mengena karena sebenernya sesuai sama sekmentasi kita sebagai anak muda. Ada banyak nilai di dalamnya. Tentang mimpi, bagaimana seharusnya menjalani hidup, mulai bergerak, dan banyak lagi.

 

“Sukses di usia muda bukan sesuatu yang mustahil untuk kita.”

 

Posted in Lomba Blog

Mudahkan Bisnismu dengan Sosial Media


Sebuah siang di kota Surabaya sudah terasa di siang hari. Terlihat pemuda hilir mudik sambil membawa gadgetnya. Seorang siswi SMA sedang asyik online dengan handphonenya. Di sebuah kafe di sebuah mall terlihat bapak-bapak dengan berpakaian rapi sedang bermain facebook dengan laptopnya. Hal ini sudah menjadi pemandangan yang sangat lumrah di sekitar kita.

Online menjadi hal yang sangat wajar disekitar kita. Saat kita menunggu bus, dalam antrian tiket bioskop bahkan ketika kita berada di kamar mandi terkadang menggunakan gadget kita untuk online di social media. Tarif internet menjadi sangat murah. Operator berlomba-lomba memberikan bonus terhadap pelanggannya. Hal ini semakin menambah hasrat sebagian orang untuk memanfaatkan internet sebagai bagian dari hidupnya. Ditambah lagi dengan semakin banyaknya wifi gratis yang saat ini bisa diakses dengan mudah di tempat umum. Internet telah mengubah hidup kita.

https://i2.wp.com/blogs.ec.europa.eu/neelie-kroes/files/free_wi_fi_spot.gif

Dengan semakin banyaknya β€œpenghuni” social media, mengapa tidak coba kita manfaatkan sebagai sebuah peluang untuk memasarkan bisnis? Yap, benar sekali. Jika kita bayangkan beberapa tahun yang lalu, kita lebih sering melihat orang berbisnis via online menjadi hal yang sangat sulit. Bahkan mungkin jika kita melihat twitter, kita lebih sering bilang. β€œKok sepi sih?”. Tapi sekarang coba deh kita lihat. Semuanya serba online.
Continue reading “Mudahkan Bisnismu dengan Sosial Media”

Posted in Kominfo

Kunjungan ke LPM 1.0


Suasana sepi menghampiri. Terlihat dua orang pemuda duduk di sebelah dalam salah satu ruangan SCC lantai 3. Kami pun masuk dengan salam hangat. Dua orang itu terlihat lebih jelas. Di ruangan yang tidak seberapa besar itu terdapat beberapa tulisan LPM 1.0.

https://i1.wp.com/3.bp.blogspot.com/-mNYXtDDYtaw/T6UemNKA1bI/AAAAAAAAAFc/YSil5S9wzdU/s1600/425702_384520644899558_100000248777449_1419710_855253930_n.jpg

Pada tanggal 12 November 2012, saya dan teman-teman kominfo BEM ITS berkunjung ke LPM 1.0. Kami berkunjung ke LPM 1.0 dalam rangka belajar tentang kaderisasi Jurnalistik. Mungkin dari sobat blogger banyak yang belum tahu apa itu LPM 1.0. LPM 1.0 adalah Lembaga Pers Mahasiswa di ITS. Bentuknya lebih ke UKM. Lalu mengapa 1.0? mengapa tidak 2.0, 3.5, atau 10.11? menurut ketua dari LPM 1.0, angka 1 dan 0 dalam bilangan biner adalah sebuah sesuatu yang mutlak. 1 berarti benar, dan 0 berarti salah. Jadi mereka mengabarkan baik itu berita benar atau pun salah. Mereka transparan dan membiarkan masyarakat sendiri yang menilai.

Jika memang dilihat dari beberapa hal, pers yang diusung oleh LPM 1.0 ini merupakan pers yang benar-benar Pers. Disini mereka adalah independen yang benar-benar menjalankan fungsinya sebagai kontrol terhadap sebuah kepemimpinan. Mungkin ini juga yang membuat sedikit berbeda dengan kominfo atau medfo yang lebih banyak sebagai media informasi dan pencitraan.

LPM 1.0 sendiri juga cukup produktif mengeluarkan produk jurnalistik. Mereka mempunyai buletin yang terbit rutin. Bahasan di edisi terakhir adalah tentang Pemira. Sebuah isu yang sangat panas saat ini di KM ITS.

Dan akhirnya tercetuslah sebuah kerjasama. Kita ingin sekali belajar tentang cara menulis yang benar dari sana. Kami juga sangat ingin membentuk sebuah kurikulum tentang bagaimana sebuah kaderisasi jurnalistik dapat berjalan dengan baik.

Semoga kerjasama bisa meningkatkan kualitas kaderisasi jurnalistik di KM ITS kedepan.

Posted in Lomba Blog

Guru, Sebuah Kesegaran di Tengah Hausnya Ilmu Pengetahuan


Ada yang berbeda ketika saya duduk di dalam kelas, seperti ada yang aneh terjadi di hari itu. Bagaimana tidak? Seseorang yang masuk dan mengajar di kelas bukan lagi seseorang yang dulu ada dalam kehidupan saya. Hari itu adalah hari pertama kali kuliah. Hari pertama menjadi seorang mahasiswa di sebuah kampus.

Saya masih ingat suasana sekolah itu dimana saya diajar oleh seorang guru. Guru tersebut memberikan saya sebuah pengertian tentang sebuah pelajaran. Pada saat itu saya belum paham sama sekali materinya. Sang guru mencoba memberikan pengertian yang lebih mudah dengan beberapa analogi. Dan akhirnya, saya menjadi lebih paham dari sebelumnya. Mungkin itu yang menjadi sangat beda dengan apa yang saya rasakan saat ini.

Berada di kampus memang sangat berbeda dengan menjadi seorang pelajar. Bahkan pengajarnya juga. Saya sendiri sangat mengakui bahwa memang ada perbedaan di anatara dua hal itu. Namun, saya sendiri masih tidak lepas dari memori seorang guru. Guru yang memang memberikan kepada saya sebuah nilai tentang kehidupan dan sebuah pengorbanan walau hanya dengan gaji yang sebenarnya tidak berbanding lurus dengan apa yang ia korbankan.
Continue reading “Guru, Sebuah Kesegaran di Tengah Hausnya Ilmu Pengetahuan”

Posted in Just Share

Ikatlah Ilmu dengan Mencatat


Halo sob, lama gak ngepost nih. hehe. Oke sekarang mau ngepost sesuatu tentang pentingnya nyatet. Yap, pernah ada sebuah quote :

“Ikatlah ilmu dengan mencatat”

Yap, kalo dipikir bener banget sob. Kadang kalo kita lihat sebenernya kita itu banyak ilmu dan pengetahuan. Tapi, yang lebih banyak terjadi adalah menguap dan gak tahu entah kemana. Nah, sekarang coba kalo kita catat, kita akan dapat mengingat-ingat apa yang sudah kita dapat.

karena studi pernah membuktikan bahwa sebenarnya ingatan manusia ini sangat terbatas. Namun, beda halnya dengan dicatat. Kita jadi bisa melihatnya sendiri ketika hal tersebut sudah usai. Untuk hal-hal pribadi dan tidak ada hubungannya dengan IT, akan saya share disini. Jika sudah ada hubungannya dengan IT akan saya share di blog saya satunya, yaitu Cak Blogger.
Nah, untuk menanggulangi hal tersebut, rencanya saya akan lebih sering ngeblog untuk mengesharekan catatan saya. Mudah-mudahan bermanfaat. πŸ™‚