Posted in Just Share

Sensasi Jualan di Bundaran ITS


Fantastis, itulah yang saya rasakan ketika berjualan di Bundaran ITS. Kemarin, anak-anak Schematics jualan di Schematics untuk nambah-nambah uang buat Schematics. Dan hasilnya, lumayan!.

Bundaran ITS jadi tempat yang strategis buat jualan. Setiap jam 4 sore kita sering banget lihat ada banyak pedagang di sana. Dan ongkos untuk membayar tiap jualan hanya 2 ribu rupiah saja untuk kebersihan. Otomatis, kita gak perlu bersih-bersih lagi karena sudah pasti ada orang yang bersihin lapak kita pas selesai jualan. Tiap mau jualan, anak-anak siap-siap di rumahnya Asri. Dan setiap jam 16.30 kita mulai gentayangan di Bundaran ITS.

Mungkin pertamanya agak aneh, ini pertama kalinya saya jualan. Apalagi jualan di depan umum. Kita jualannya 5 hari. Apa aja yang dijual? kita jualan Es Jelly, Es Kopyor, Risoles dan Puding.

Gak jarang dagangan sepi, kaya gak ada yang mau beli. Sampai kadang-kadang harus nodong temen sendiri buat beli. Mas-mas senior, adek-adek juga ikutan beli deh akhirnya. Orang jualannya sambil bawa golok (yang ini salah). Atau yang paling mengenaskan, beli dagangan sendiri biar sold out dan dapet untung :p.

Tapi di akhir hari pas kita jualan, kita dapet lumayan banyak pembeli. Tercatat hampir sold out dan hanya menyisakan 3 puding di dagangan. Dan di hari terakhir inilah, kita buka puasa gak pake dagangan sendiri.

Mungkin dari jualan ini kita bisa belajar. Nyari uang itu, gak semudah kaya membalikkan telapak tangan. Tapi sensasinya dapet banget pas jualan kita bener-bener laku.  Seenggaknya, jualan di bundaran ITS mengajarkan kita banyak hal.  Bagaimana kita harus menahan sedikit ego kita untuk yang biasanya malu jadi lebih pede. Dan yang laing penting, bagaimana kita bisa menghargai uang yang mungkin sangat sulit untuk didapatkan oleh sebagian orang.

Advertisements
Posted in Indonesia

#KMITSPeduliMaluku


‪#‎KMITSPEDULIMALUKU‬

Turut berduka cita atas bencana jebolnya bendungan Way Ela, di Maluku Tengah 25/7/2013.
3 orang dilaporkan masih hilang, 3 orang luka ringan . Sebanyak 470 unit rumah hilang tersapu air bah ketinggian hingga lebih 10 meter di dekat sungai. Bangunan umum lain yang hilang adalah 3 unit SD, 1 TK, 1 SMA, 1 taman pengajian, 1 jembatan, 2 mushola, 1 KUD, 1 puskesmas, 2 sarana air bersih, dan 1 tower. Jumlah pengungsi 5.233 jiwa yang tersebar di Latan (4.287 jiwa) dan Patoi (946 jiwa).

audara-saudara sebangsa dan setanah air, mari kita mengulurkan tangan dengan memberikan bantuan kepada para korban bencana. Bantuan yang diberikan akan sangat bermanfaat untuk saudara kita yang terkena bencana.

Bantuan Anda dapat disalurkan melalui
Mandiri 156-00-0550098-0
a.n I Gde Agung Chandra

Paling lambat Senin, 5 Agustus 2013 Pukul 09.00

Contact Person :
Rezha 0857 118 519 97
Iga 0856 975 051 06