Posted in Just Share

Hujan Matahari


Aku akan menjadi hujan bila kamu mau. Yang turunnya bisa kamu hendaki sesuka hatimu. Yang bentuknya bisa kamu pilih sendiri, gerimis kecil, hujan sedang, atau badai petir. Aku akan menjadi hujan sesuka hatimu, termasuk kapanpun kamu ingin hujan berhenti.

Aku akan menjadi matahari bila kamu mau. Yang hangatnya bisa kamu hendaki sesuka hati. Bila butuh terik untuk mengeringkan jemuran bajumu, aku akan bersinar sepanjang hari. Bila kamu butuh hangat, aku akan menjadi seperti matahari sore hari.

Yang tidak bisa aku lakukan adalah menjadi matahari dan hujan dalam satu waktu. Tapi, ada satu cara agar hujan dan matahari bisa memberi kesan. Bagaimana jika pada suatu sore hari aku akan menjadi hujan gerimis yang tiba-tiba reda dan aku segera menjadi matahari yang bersinar terik. Aku akan membuatkan untukmu sebuah pelangi.

Dari balik kaca yang melindungimu dari udara luar. Akan aku pilih tempat terbaik untuk membuat pelangi, yang kamu tak perlu keluar rumah untuk melihatnya. Cukup melihatnya dibalik kaca jendela kamarmu.

Sayangnya, aku harus memberi tahumu satu hal yang menyedihkan. Pelangi tidak akan bisa bertahan lama. Dan aku harus segera pergi. Untuk menemanimu, aku akan menjadi hujan malam ini.

©kurniawangunadi

 

Selamat Berkomentar (Kosongi Email jika bermasalah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s