Posted in PLN

Lagu Pembidangan


LIKA LIKU

Lika liku lika liku laki laki
Jalan yang dilalui Jalan yang dilalui
Pahlawanku… Pahlawanku pahlawanku
Dikau gagah berani

Walaupun sakit yang dirasakan
Hujan dan guntur bukan rintangan
Terus maju…. (Demi satu tujuan)
SK PLN

TATAP MATA

Tatap mata yang tajam
Sikap penuh wibawa
Semangat berkobar di dada

Berat sama dipikul
Ringan sama dijinjing
Patah tumbuh hilang berganti

Walau petir menggelegar diiringi angin topan
Kesetiaan kami pantang munduuuuuuuuur

Kami berani
Kami perkasa
Kami siap segalanyaa

Derap langkah nan gagah perkasa
Seirama dan satu suara
Sambil bernyanyi lagu hura-hura
Itulah kami, siswa PLN

Ayun kakimu kiri dan kanan
Atur langkah, jaga kerapian
Jangan sampai, merusak barisan
Banjar dan safnya harus diluruskan

CITA CITAKU

Dulu aku bercita cita..
Menjadi pegawai PLN
Berdiri tegap gagah perkasa
Tunaikan tugas yang mulia

Kini aku sedang ditempa
Dalam gemblengan udiklat bogor
Lupa kawan lupa saudara
Lupakan saja sementara

Saya tahan sakit-sakit jangan masuk rumah sakit
Saya tahan menderita siang malam kuditempa
Walau diriku ditempa hatiku selalu gembira
Gembira… gembira selamanya…..

Bergembiiiiiiiraa
Senantiaaasa
Selalu Gembira
Hilangkanlah rasa sedih sejauh-jauhnya

Rasa seeedih
Rasa suuuusah
Tiada gunanya
Berlatih dengan gembira angkatan 49

TINGGALKAN AYAH IBU

Tinggalkan ayah tinggalkan ibu
Ijinkan kami pergi berjuang
Di bawah kibaran merah putih
Majulah ayo maju menyerbu

Tidak kembali pulang
Sebelum kita yang menang
Walau badan direndam di kolam ikan
Demi bangsa kami kan berjuang

Maju ayo maju ayo terus maju
Singkirkan dia dia dia
Kikis habiskan mereka
Musuh negara Indonesia

Wahai kawanku pasukan 49
Dimana engkau berada?
Teruskan perjuangan para pahlawan
Demi bangsa kami kan berjuang
SELAMAT TINGGAL KEKASIHKU

Selamat tinggal kekasihku
Aku pergi takkan lama
Hanya 2 bulan saja
Kita pasti berjumpa pula

Dari segala penjuru
Kami datang tuk bersatu
Siang malam tak terasa
Suka duka di Udiklat Bogor

FORGET TO ME

Saya tunggu engkau
Saya tunggu engkau
Rupanya engkau forget to me

Saya tunggu engkau
Saya tunggu engkau
Rupanya engkau forget to me

Rambate rantahayo tarik tambang
Di sini aku jadi tambah senang
Andaikan aku burung aku akan terbang
2 bulan lagi aku akan pulang

Bangun pagi pagi menuju ke lapangan
Untuk mengikuti latihan candradimuka
Tak tahan rasanya ingin segera pulang
Pendidikan belum usai

Mau makan jalan jongkok
Habis makan lompat kodok
Dicaci dimaki dan dibentak bentak

Wahai pelatihku betapa kejam dirimu
Wahai pelatihku betapa jeli matamu
Andaikan kau tahu apa isi hatiku
Kucinta padamu….
Kusayang padamu….

PLN Beraksi

PLN Beraksi…
Walau panas terik matahari
Berjuta kali PLN Beraksi
Bagiku itu langkah pasti

Hari hari esok adalah milik kita
PLN kebanggaan negara
Gegap gempita kami PLN yang selalu semangat 55

Marilah kawan mari kita nyanyikan
Sebuah lagu… lagu kemenangan

TUJEDE KATOYE

Tujede katoye janna sannam
Pyar hotahai diwana sannam

2 bulan ku di udiklat bogor
Kami datang dengan tampang keren

Dididik dibina ditempa
Tuk jadi PLN yang jaya hahaha

GADIS AYU

Hei kau gadis ayu
Kenapa dulu kau bilang i love you kepadaku
Tapi sekarang kau diam membisu sayang
Sejak kau tahu apa profesiku

Tega nian kau tinggalkan aku sayang
Setelah kau mendapat yang baru
Tapi sekarang kau diam membisu sayang
Sejak kau tahu apa profesiku

Hei hei hei hei hei hei
Hei cewek jaman sekarang
Rata-rata mata duitan

LONG MARCH

Long march long march adalah jalan jauh
Yang harus kita tempuh dengan semangat satria
Naik gurun turun gunung tiada mengenal lelah

Kaki lecet sepatu diseret kerongkongan haus dahaga~
Siap tunggu perintah

Advertisements
Posted in Just Share

Masih Diam?


Ada yang belajar tiap malam, ngerjain paper dan jurnal. Ada yang bersemangat dengan jualannya, ekspor ke mana-mana. Ada yang sibuk mengerjar gelar masternya.

Orang-orang banyak yang sibuk mengejar impiannya. Bagaimana dengan kita? apakah masih diam saja?

Posted in PLN

Cerita Samapta di Pusdikajen


Hiruk pikuk penerimaan akhirnya berganti. Sudah menjadi sebuah tradisi bahwa selanjutnya calon pegawai PLN akan mengalami fase menjadi siswa. Yang namanya siswa, pasti tugasnya adalah belajar. Dan dari sinilah pelajaran menjadi siswa dimulai.

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui, antara lain: Samapta, Pengenalan Perusahaan, Pembidangan dan OJT. Semuanya ada nilainya dan yang akan menentukan kita menjadi pegawai PLN atau tidak.

Dan Samapta pun dimulai

Samapta gue adalah di Pusdikajen. Kepanjangannya adalah Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal. Tempatnya di Lembang, Bandung. Bagi yang belum tahu, semuanya kegiatan di sini menggunakan adat militer TNI AD.

Tujuan dari ini semua sebenarnya adalah pembentukan karakter dari seseorang yang berasal dari berbagai latar belakang akhirnya menyatu dan menjadi sama dan diproses menjadi orang yang menurut gue sih baik.

Seluruh kegiatan dilaksanakan sesuai dengan waktu dan aturan yang sudah ditetapkan. Mulai bangun harus pagi banget. Solatnya harus berjamaah. Pergerakan gak ada yang namanya santai-santai. Bahkan mandi sekalipun juga demikian.

Dingin

Suhu udara di lembang sangat dingin. Dingin banget. Bahkan lebih dingin dari cewek #ea. Harus mikir beberapa kali kalo mau mandi bahkan sekedar cuci muka. Kalo lo pada lihat film di udara dingin yang kalo ngomong keluar asap dari mulutnya. Kita semua kaya gitu. Sumpah keren banget.

Belajar apa aja?

Pembelajaran di Pusdikajen sangat seru! Kita belajar banyak banget tentang kedisiplinan dan yang paling kerasa tuh jiwa korsa. Jiwa kebersamaan antara satu sama yang lain.

Selain itu, ada juga pelajaran khas militer seperti bela diri militer, simulasi tempur, outbond, survival, dsb.

Hampir semua kegiatan kalo ada yang salah mesti ada yang namanya konsekuensi. Jangankan push up, guling-guling dan merayap juga ada.

Dalam beberapa hari kita akan berlatih yel-yel. Nantinya yel-yel ini akan berguna untuk samapta dan kegiatan setelahnya. Jangan khawatir, semuanya sangat menyenangkan dan akhirnya bakalan menempel terus di telinga. Bahkan sampe lupa sama lagu-lagu yang sudah kita hapal selama ini. Haha.

Yang paling keren adalah kita diajak jalan jauh sekitar 10 km ke Cikole. Pemandangannya luar biasa dan capeknya juga kerasa. Namun akhirnya terbiasa. Bahkan kebawa sampe proses-proses selanjutnya.

Jujur aja kangen sama masa-masa kaya gitu. Tapi kalo suruh ngulangin ogah haha.