Posted in Indonesia, Sepakbola

Menghapus Harapan Emas di Sea Games 2015


thailand

Akhirnya perjuangan untuk mendapatkan emas di Sea Games 2015 cabang sepakbola berakhir. Indonesia dikalahkan dengan skor yang cukup telak. 5-0. Sempat mengimbangi pertandingan di awal pertandingan, garuda muda kehilangan konsentrasi dan harus mengakui keunggulan Thailand U-23.

Jujur sempat sedih lihatnya. Bagaimana pemain Thailand seperti sangat matang dalam memainkan bola. Merebut bola dengan cepat, membuka ruang, mengorganisasi permainan. Berbeda dengan Indonesia yang cepat sekali kehilangan bola dan sering salah passing.

Jujur saja itu memang beberapa kesalahan di beberapa pertandingan sebelumnya. Namun, kali ini, kesalahan seperti itu tak layak untuk dilakukan. Gol lah hukumannya.

Terlepas dengan semuanya, semangat pemain Indonesia cukup luar biasa. Tak pantas untuk menangis mengingat bagimana perjuangan mereka yang sudah cukup bagus dan luar biasa hingga di pertandingan sebelumnya bisa mengalahkan tuan rumah Singapura.

Hasil positifnya, kita bisa cukup berbangga mempunyai pemain-pemain yang secara skil cukup baik. Namun visi bermain perlu dilatih lagi. Jam terbang dan pengalaman perlu ditingkatkan untuk Tim Nasional senior yang lebih baik nantinya.

Menatap perunggu, Indonesia harus bermain lawan Vietnam, tim dengan skil yang sangat baik namun sangat mungkin untuk dikalahkan. Perlu usaha yang ganteng maksimal untuk mengamankan posisi ketiga terbaik se asia tenggara.

Tak perlu menangis dan meratapi terlalu jauh. Selamat berjuang kembali untuk perunggunya.

Teruntuk pak Menpora dan PSSI. Segera benahi sepakbola Indonesia. Jika memang ingin memperbaiki, silakan lakukan secepatnya. Semoga diberi jalan yang terang.

Altough you not win today, but you always win our hearts.

Advertisements
Posted in Indonesia

Dirgahayu ke 69 Indonesia


Indonesia 69

 

 

“This country, the Republic of Indonesia, does not belong to any group, nor to any religion, nor to any ethnic group, nor to any group with customs and traditions, but the property of all of us from Sabang to Merauke!”
Soekarno

Dirgahayu Indonesiaku ke 69. Semoga engkau semakin maju. Semakin makmur rakyatnya. Semakin sejahtera bangsanya.

Posted in Indonesia

Akhirnya Pemilu Juga


Yap, akhirnya bangsa ini hari ini menentukan masa depannya. Tepat hari ini, tanggal 9 Juli 2014 diadakan pemilu Presiden yang diikuti oleh 2 pasangan calon Pak Prabowo-Hatta Radjasa dan Pak Jokowi-JK.

Sayapun sudah menentukan pilihan. Bukan karena ada diskonan lo ya. Tapi emang saya pengen milih. Pengen ikut andil menentukan nasib bangsa saya. Gamau gitu aja ngasih kesempatan surat suara saya dipake yang nggak-nggak dan menyerahkan nasib bangsa ini ke pada pemilih yang lain.

Di tempat tinggal saya, yang menang sih pak Jokowi JK dengan perbedaan 55 suara. Bagaimana dengan daerahmu?

Kita sebagai rakyat mungkin setelah ini hanya bisa mengawal. Apakah pemerintahan yang baru memang lebih baik daripada sebelumnya. Apakah membawa kebaikan atau tidak. Kembali lagi itu tergantung sama kita.

9 Juli udah usai. Artinya, iklim social media dan media sendiri menjadi lebih normal. Saya sudah rindu timeline yang tenang. Saya sudah rindu dengan metr* tv yang gak melulu memperbincangkan Jokowi JK atau TV o*e yang melulu memperbincangkan Prabowo Hatta. Saya sudah rindu Piala dunia yang gak ada adegan capres yang sedang solat berjamaah. Saya sudah rindu Indonesia Idol tanpa penyerahan hadiah dari seorang capres. Saya sudah rindu teman-teman saya di social media berbicara lebih baik dari pada sekarang. Sekali lagi saya sudah rindu.

Yang jelas siapapun yang menang kita sama-sama berharap. Semoga siapapun yang menang dapat membawa kebaikan untuk bangsa ini. Semoga yang diucapkan di beberapa debat, di beberapa kampanye benar adanya dan dijalankan.

Kata terakhir, makasih buat Pak SBY yang udah mimpin Indonesia selama 10 tahun. Akhir-akhir ini emang kayanya udah lupa sama pak SBY. Sabar pak kalo ada yang baru, mantan emang suka dilupain #eh. Mimpin departemen yang kecil gini aja susah pak, apalagi mimpin Indonesia. Meskipun ada yang kurang dari Bapak, saya ucapkan terima kasih. Terima kasih udah mimpin bangsa ini.

Posted in Indonesia

#KMITSPeduliMaluku


β€ͺ#β€ŽKMITSPEDULIMALUKU‬

Turut berduka cita atas bencana jebolnya bendungan Way Ela, di Maluku Tengah 25/7/2013.
3 orang dilaporkan masih hilang, 3 orang luka ringan . Sebanyak 470 unit rumah hilang tersapu air bah ketinggian hingga lebih 10 meter di dekat sungai. Bangunan umum lain yang hilang adalah 3 unit SD, 1 TK, 1 SMA, 1 taman pengajian, 1 jembatan, 2 mushola, 1 KUD, 1 puskesmas, 2 sarana air bersih, dan 1 tower. Jumlah pengungsi 5.233 jiwa yang tersebar di Latan (4.287 jiwa) dan Patoi (946 jiwa).

audara-saudara sebangsa dan setanah air, mari kita mengulurkan tangan dengan memberikan bantuan kepada para korban bencana. Bantuan yang diberikan akan sangat bermanfaat untuk saudara kita yang terkena bencana.

Bantuan Anda dapat disalurkan melalui
Mandiri 156-00-0550098-0
a.n I Gde Agung Chandra

Paling lambat Senin, 5 Agustus 2013 Pukul 09.00

Contact Person :
Rezha 0857 118 519 97
Iga 0856 975 051 06

Posted in Indonesia, Sepakbola, Timnas

Secercah Harapan dari Timnas Garuda


Luar biasa! mungkin itu satu kata yang bisa saya berikan untuk timnas kita tadi malam. Bagaimana tidak, saya pikir, tadi malam adalah salah satu pertandingan terbaik yang disajikan timnas. Mungkin kita kalah, tapi dengan permainan yang disajikan timnas tadi malam, kita pantas untuk optimis.

Setiap lini telah menjalankan tugasnya dengan baik. Kurnia Meiga terlihat tenang dan bereflek bagus menjaga gawang. Bek tengah M.Robby dan Victor Igbonevo sangat sigap mengawal lini pertahanan timnas. Ditambah lagi penampilan apik dari sektor saya yang dikawal Ruben Sanady dan Hasim Kipuw. Lini tengah menjadi lebih kokoh dengan hadirnya Taufiq dan Ahmad Bustomi. Keduanya terlihat tenag dan kokoh menjaga keseimbangan dan tak jarang Maitimo memotong umpan dari lawan. Duet dari Tibo dan Van Dijk juga cukup merepotkan. Apalagi Tibo terlihat tak canggung berduel dengan nama besar sekelas Kolo Toure.

Mungkin beberapa menit awal cukup pesimis pada saat terciptanya gol dari Coutinho. Tapi siapa sangka, ternyata gol terjadi lagi pada menit ke 81. Bahkan Mignolet sempat ketar-ketir gawangnya akan kemasukan gol.

Mungkin Liverpool bermain tak sepenuhnya baik, tapi saya juga tidak memungkiri bahwa permainan Timnas jauh lebih baik daripada waktu melawan Arsenal. Janji pemain dan pelatih sebelum pertandingan bahwa akan bermain lebih baik TERBUKTI.

Mungkin kita sering dijanjikan oleh harapan-harapan seperti ini, tapi tak jarang juga kita kecewa. Tapi perjuangan dan kerja keras yang akan mengubah harapan itu menjadi sebuah catatan manis untuk persepakbolaan negeri ini.

Β